Beranda > Artikel & Berita > SMAN 5 Bandung Dukung SPMB Jabar 2026 Bersih dari Gratifikasi dan Pungutan Liar

SMAN 5 Bandung Dukung SPMB Jabar 2026 Bersih dari Gratifikasi dan Pungutan Liar

SMAN 5 Bandung Dukung SPMB Jabar 2026 Bersih dari Gratifikasi dan Pungutan Liar

Bandung, Juni 2026 – SMAN 5 Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat Tahun 2026 yang mengedepankan prinsip bersih, transparan, objektif, akuntabel, dan berintegritas. Komitmen ini sejalan dengan kampanye Anti-Gratifikasi dan Pungutan Liar (Pungli) yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Dalam proses SPMB 2026, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diawasi secara ketat untuk mencegah segala bentuk penyimpangan. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan calon murid dengan imbalan uang, hadiah, atau bentuk pemberian lainnya. Praktik tersebut merupakan pelanggaran yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan integritas dalam dunia pendidikan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menegaskan bahwa seluruh penyelenggara pendidikan dilarang melakukan maupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan proses penerimaan murid baru. Segala bentuk permintaan dana, hadiah, atau pungutan yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menjadi tindak pidana korupsi.

Sebagai bagian dari keluarga besar pendidikan di Jawa Barat, SMAN 5 Bandung berkomitmen untuk:

  • Menyelenggarakan SPMB secara objektif, transparan, dan akuntabel.
  • Menolak segala bentuk gratifikasi, suap, titipan, maupun pungutan liar.
  • Memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh calon murid dan orang tua.
  • Menjaga integritas seluruh panitia dan warga sekolah selama proses SPMB berlangsung.

SMAN 5 Bandung mengajak seluruh calon murid, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta.

"Mari wujudkan SPMB yang bersih, transparan, dan berintegritas. Tidak ada ruang bagi gratifikasi, pungutan liar, maupun praktik titip-menitip dalam proses penerimaan murid baru."

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan SPMB Jabar 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang adil, berkualitas, dan berintegritas. 

Selanjutnya

Artikel Terkait